Langsung ke konten utama

PEKAN FILM JERMAN TDE 2008


Paguyuban Karl May Indonesia (PKMI) atas permintaan Panitia Pekan Film Jerman 2008 akan menayangkan film berdasarkan novel Karl May, "Harta di Danau Perak" (1962), yang menandai kebangkitan kembali dunia perfilman Jerman seusai PD II. Berkat kesuksesan film inilah Sergio Leone (dibantu produser Jerman) kemudian membuat Trilogi "Man With No-Name" yang dibintangi bintang (agak) pemula: Clint Eastwood.

Filmnya berbahasa Jerman dengan sub titel Indonesia. Meskipun ini film Jerman, tapi pemainnya melibatkan aktor-aktor internasional: orang Amerika (Lex Barker, sebagai Old Shatterhand) dan orang Prancis (Pierre Brice sebagai Winnetou), sedang para Indiannya orang-orang Yugoslavia.

Kamis 6 November, jam 13, di Cine Club FBS UNY Yogyakarta, gratis, berhadiah.

Info: Syarief Fajarudin 085643439943

Komentar

Anonim mengatakan…
waaah...
bagus tuw puisina..
hehehe...

waduw...
ku juga bukan penulis mz..
lo ku penulis paling2 dah punya banyak bku...

hehehe...
baru mencoba..
dan semoga saja bisa..
hee...

yawp..
ku add'na..
hehhe
da cloudz hime mengatakan…
wuaw..

thx 4 d comMent..

hwehe..

btw,,tw bLogq dRimana??
da cloudz hime mengatakan…
yupi..

q anak smansa jga..

hwehe...

mz anak mNa?
Anonim mengatakan…
mz... kalo ad lomba puisi, ato acara apalah ttg menulis..( puisi khususnya ) ku di kasih kabar yaw.. cmment aj dFSku ap blogku... OK??
thanks before yaw mz.. hehehhehe.....
da cloudz hime mengatakan…
wuaw..

kykna q tw dew..

hwehe..

eum,,

kmRen pgang jeRman yaw?

hohoho..
da cloudz hime mengatakan…
ngmg apa mz!!

g duong!

wekekekek..

xp


q kLas 11 inteR..

yg pgeng bukan mz kuk!

hwe..

tp kykna dLu pRnah masuk kLasq pz pada diajaRin nyanyi itu,,

hoho...

Postingan populer dari blog ini

‘a priori’ dan ‘a posteriori’

  Imanuel Kant dalam Kritik der Reinen Vernunft , membedakan adanya tiga macam putusan (Kant, 1998) . Pertama, Putusan analitis apriori ; dimana predikat tidak menambah sesuatu yang baru pada subjek, karena sudah termuat di dalamnya (m i salnya, setiap benda menempati ruang). Kedua, Putusan sintesis aposteriori , misalnya pernyataan “meja itu bagus” di sini predikat dihubungkan dengan subjek berdasarkan pengalaman indrawi, karena dinyatakan setelah (=post, bahasa latin) mempunyai pengalaman dengan aneka ragam meja yang pernah diketahui. Dan ketiga, Putusan sintesis apriori ; disini dipakai sebagai suatu sumber pengetahuan yang kendati bersifat sintetis, namun bersifat apriori juga. Misalnya, putusan yang berbunyi “segala kejadian mempunyai sebabnya” (Burhanuddin, 2013) . Untuk merumuskan tiga macam putusan tersebut, Kant membedakan dua macam putusan, yaitu putusan analitis apriori dan putusan sintesis aposteriori (Noor, 2010) . Dalam putusan analitis yang bersifat aprior...
 

Penerapan Filsafat dan Idiologi Penulisan Artikel sebagai Kewajiban Publikasi Mahasiswa

Kebijakan Publikasi Ilmiah Publikasi ilmiah memiliki peran penting dan menjadi indikator kemajuan suatu negara. Salah satu upaya untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah, perguruan tinggi mewajibkan calon lulusan S-1, S-2, dan S-3 di Indonesia memublikasikan karya ilmiahnya di jurnal (Surat Edaran Dirjen Dikti 152 E T 2012 tentang Publikasi Karya Ilmiah, 2012) . Selain itu, dosen di perguruan tinggi dan peneliti di litbang dalam proses penjenjangan jabatan wajib memublikasikan hasil penelitiannya melalui buku, prosiding, dan jurnal ilmiah, baik nasional maupun internasional (Peraturan Menteri Kementerian Riset, Teknologi, Dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2017 tentang Pemberian Tunjangan Profesi Dosen dan Tunjangan Kehormatan Profesor, 2017) . Baik dosen, peneliti, maupun mahasiswa wajib memublikasikan hasil kerjanya dalam bentuk karya ilmiah yang bermutu. Ukuran mutu dapat ditetapkan berdasarkan pengakuan dari pihak luar yang netral dan bertanggung jawab. Deng...